latest Post

Can I Show The World?

Sepertinya aku masih belum melakukan banyak perubahan di kehidupanku. Hidupku masih gini-gini saja. Sampai sekarang, aku belum bisa berkontribusi apa-apa untuk orang-orang disekitarku. Aku juga belum aktif mengikuti kegiatan apapun. Ikut sih, tapi hanya 1-2 kegiatan saja. Kegiatan itu aku ikuti juga saat baru menginjakkan kaki di bangku kuliah. Dulu pas masih sekolah, aku nggak pernah ikut OSIS, pramuka juga sekali aja sewaktu SMP. Ekstrakurikuler pun yang aku ikuti hanya qiro’ah di SMP dan bulutangkis di SMA. Sekarang udah jadi mahasiswa pun kegiatan yang aku ikuti cuma IPPNU. Selebihnya, aku hanya dirumah, ditemani sama laptop. Itupun juga harus rebutan dulu sama adikku. Beuh, paling nggak suka kalo udah rebutan kayak gini. Daripada aku terlarut dalam kemarahan dan kesebelan, aku langsung ninggalin adikku yang lagi ngomel-ngomel nggak jelas. Nah, gini ini nih yang bikin aku ganti haluan lagi untuk menghabiskan hari-hariku. Belajar? iya deh. Tapi kalo kelamaan di depan buku juga bosen sih. Nonton TV? Oke juga. Lah, tapi kok gonta-ganti channel mulu? Wah, pertanda udah bosen nih. Hhmm, aku heran deh sama diriku. Kenapa aku bisa berlama-lama di depan laptop tapi nggak bisa berlama-lama kalo di depan buku ya? Apa bisa dibilang aku ini pemalas? Aku nggak bisa menilai diriku sendiri nih. Hanya orang lain aja yang bisa menilai aku ini seperti apa. Tapi, aku punya alasan tersendiri kenapa aku lebih betah di laptop. Di laptop, kita bisa melakukan apa saja semau kita. Kita bisa main game, mengedit foto atau video, bahkan juga bisa belajar dan baca buku di laptop. asyik kan? Jadi menurutku, belajar dan membaca di laptop lewat ebook itu lebih asyik dan nggak gampang bosen daripada kita membaca bukunya secara langsung.

Aku suka banget dengan suatu hal yang berhubungan dengan komputer atau IT (Information and Technology) sejak kecil. Dulu pas masih kecil, sekitar kelas 2 atau 3 SD kalo nggak salah, alhamdulillah, bapakku yang bekerja sebagai pegawai swasta di perusahaan di Surabaya diberi kesempatan oleh perusahaan untuk menikmati fasilitas laptop dari perusahaan yang bisa dibawa pulang ke rumah. Dan aku sangat senang kalo bapak pulang membawa laptop. meskipun masih buta arah, masih belum paham cara mengoperasikannya, tapi sewaktu melihat bapak mengoperasikannya, aku bisa memahami dan langsung mempraktekkannya. Aku mencoba menggambar lewat program paint, meskipun gambarannya nggak sebagus yang aku inginkan. Aku juga mencoba mengutak-atik microsoft office seperti microsoft word dan microsoft excel. Aku cobain tombolnya satu-satu. Dan alhamdulillah, aku bisa, berkat teknik coba-cobaku. Hehe.
Sejak SD, SMP, dan SMA, aku suka banget sama pelajaran komputer/TIK. Bisa dibilang jatuh cinta juga sih. Dulu di SD, pas ujian praktek di kelas 6 disuruh untuk mengetik artikel memakai teknik 12 jari. Dan alhamdulillah aku bisa melakukannya dengan cepat. Dan nilai mata pelajaran komputer saat itu bisa dibilang memuaskan. Menginjak SMP, aku masih suka dengan mata pelajaran ini. Apalagi guru yang ngajar itu cakep dan keren banget. Tambah semangat aku belajarnya. Materi yang diajarkan setiap tahunnya pun berubah. Jadi ilmu yang aku dapat nggak hanya itu-itu saja. Begitupun juga saat aku menginjakkan kaki di SMA, aku paling semangat kalo waktunya pelajaran ini. Kalo gurunya nggak masuk-masuk ke kelas, biasanya aku ke kantor guru untuk memastikan beliau masuk atau tidak. Saking tidak pengennya untuk ketinggalan mata pelajaran ini. Tapi sayangnya, pelajaran ini nggak bisa aku dapatkan di bangku kuliah. aku harus mencari dan belajar tentang ilmu komputer sendiri. Agar aku tidak tertinggal jauh seiring dengan berkembangnya teknologi di muka bumi ini. Meskipun prestasi yang aku dapat dipelajaran ini biasa aja. Tapi itu nggak bisa mengurangi rasa cintaku pada pelajaran ini. Ya, itulah sekelumit cerita tentang aku, laptop, dan pelajaran TIK.

Bukan hanya pelajaran TIK aja sih yang aku suka, ada lagi. Yaitu, pelajaran bahasa Inggris. Meskipun level sukanya nggak sama kayak pelajaran TIK, tapi aku tertarik banget untuk mempelajari pelajaran ini. Karena pelajaran ini pelajaran yang ada di UN, jadi aku berusaha serius dan berusaha menjadi yang terbaik di pelajaran bahasa Inggris ini. Aku mulai belajar bahasa Inggris sejak kelas 4 SD, karena emang waktu itu pelajaran bahasa Inggris dimulai ya di kelas 4 SD. Aku suka mempelajarinya karena pertama yang membuat aku tertarik adalah buku paketnya. Banyak gambar-gambarnya, colorfull, enak dilihat deh pokoknya. Jadi, enak untuk dipelajari. Di SMP, aku juga masih suka sama pelajaran ini. Aku masih sangat ingat sama guru yang mengajari aku bahasa Inggris sewaktu SMP. Yaitu, pak Bambang. Orangnya berkumis, dan kalo ngajar itu galak banget. Banyak yang takut sama beliau. Apalagi beliau itu seksi kedisiplinan. Kalo tau ada murid di kelasnya beliau nggak rapi, langsung deh, dihajar abis tuh. Hehe. Sewaktu SMA pun juga gitu, aku berusaha untuk menjadi yang terbaik di pelajaran ini. Dan berkat keberhasilanku, aku diutus oleh guru bahasa Inggrisku untuk berpidato bahasa Inggris di acara kelulusanku pada bulan Juni 2012. Wow, itu sungguh membuatku senang. Dan dari situ aku berkemauan untuk ingin mendalami ilmu bahasa Inggris.

Aku ingin melakukan perubahan yang berdampak positif untuk kehidupanku. Aku nggak mau hidupku seperti ini-ini saja. Anak remaja seumuranku sudah banyak yang bisa meraih kesuksesan, namun ada juga yang masih berjalan untuk meraih kesuksesannya. Tapi, aku belum bisa berbuat apa-apa sampai sekarang. Apa yang harus aku perbuat?

Keinginanku bisa dibilang banyak, dan aku bingung harus fokus di bidang mana dulu. Dulu SD sampai SMP, aku bercita-cita untuk menjadi seorang ahli IT atau bekerja atau membuat usaha yang berhubungan dengan komputer/IT. Namun pas SMA, aku berubah haluan pengen menjadi penulis dan ahli bahasa Inggris. Lulus SMA, aku mencoba mengikuti tes masuk Perguruan Tinggi Negeri. Dan yang aku incer pertama kali adalah jurusan Teknik Informatika di Perguruan Tinggi Negeri manapun. Sewaktu SMA, aku berusaha untuk mengikuti bimbel di salah satu lembaga bimbel di Sidoarjo untuk mendalami pelajaran bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, fisika, kimia, biologi, sama beberapa pelajaran IPS yang menjadi syarat untuk tes masuk Perguruan Tinggi Negeri. Tapi, kenapa selama aku menempuh belajar di bimbel ini, nyaliku malah semakin ciut? Bayangkan, yang les disitu kebanyakan dari sekolah SMA Negeri favorit di Sidoarjo dan juga SMA-SMA lain yang sama-sama favorit di Sidoarjo. Disini aku mulai pesimis. Apa aku bisa bersaing dengan mereka-mereka yang notabene mereka adalah anak SMA favorit di Sidoarjo yang keren-keren dan pinter-pinter? Ke sekolah aja bawaannya udah laptop. Handphone mereka pun juga keren dan canggih. Bahkan salah satu diantara mereka ada yang sudah punya usaha/bisnis resto sendiri. Keren banget. Disini aku mulai minder. Aku sama sekali nggak bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Aku malah memperhatikan temen sekelas yang cowok-cowok yang sama-sama satu sekolahan di SMA Negeri favorit di Sidoarjo. Mereka sedang asyik bermain dengan laptopnya sewaktu pelajaran. Duh, berani banget mereka main laptop disaat pelajaran sedang berlangsung. Kalo aku ngelakuin gitu, bisa-bisa aku konsennya malah ke laptopnya, bukan konsen ke pelajarannya. Dan yang bikin aku terheran-heran sampai aku harus bilang wow itu saat tentornya memberikan pertanyaan kepada mereka dan mereka bisa menjawabnya dengan baik dan benar. Padahal itu pelajaran Kimia lho. Wow, mereka emang bener-bener jenius. Nggak salah mereka keterima di SMA Negeri favorit dan ikut bimbel di lembaga bimbel ini. Mungkin aku yang salah pilih bimbel. Seharusnya aku les privat aja, tapi aku sadar, uanglah yang menjadi kendala saat itu. Sebenernya, aku lebih mudah faham kalo aku diajari privat. Kalo di lembaga ini, aku susah banget nangkepnya. Padahal teknik yang diajarkan udah bener-bener top, cuma akunya aja yang kepintaranku dibawah rata-rata. Jadi aku nggak bisa menangkap pelajarannya. Dan aku merasa, aku percuma les disini, malah buang-buang duit. Apalagi, setelah aku melihat hasil try out SNMPTN ku yang nggak pernah lulus di pilihan pertama. Aku jadi semakin ragu untuk memilih Teknik Informatika saat tes SNMPTN nanti. Tapi ya gimana, orang tua menuntut aku untuk harus masuk di Perguruan Tinggi Negeri. Kalo nggak, aku nggak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Aku mencoba untuk berfikir berulang kali. Kira-kira jurusan apa yang memiliki peluang besar untuk bisa dimasuki? Kalo teknik informatika udah jelas-jelas pilihan favorit setiap tahunnya. Dan aku merasa, aku benar-benar nggak bisa untuk yang satu ini. Aku mencoba untuk melihat-lihat jurusan apa saja yang ada di Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya, karena orang tua memperbolehkanku untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi hanya di PTN di Surabaya saja. Duh, ini malah semakin menambah tuntutan hidupku aja. Aku harus masuk PTN di Surabaya.

Di Surabaya hanya ada UNAIR, ITS, UNESA, dan IAIN. Menurutku UNAIR sama ITS adalah target yang terlalu tinggi buatku. Jadi, setelah aku berfikir, aku Aku mencari tahu berapa passing grade untuk jurusan-jurusan yang ada di PTN tersebut. Dan piihanku jatuh kepada Pendidikan bahasa Inggris. Meskipun kemampuanku belum mumpuni di bidang bahasa Inggris, tapi aku berusaha untuk mencobanya. Karena ini pilihan satu-satunya. Dan aku mencoba memilih pendidikan bahasa Inggris di UNESA, pendidikan bahasa Inggris di IAIN, dan masih berusaha mencoba lagi untuk memilih teknik informatika di ITS.


Sama sekali aku tidak ada niatan atau keinginan sedikitpun untuk menjadi seorang guru. Tapi sekarang, aku kuliah di jurusan pendidikan bahasa Inggris di IAIN Sunan Ampel Surabaya (sekarang UIN Sunan Ampel Surabaya). Alhamdulillah. Aku yakin, ini adalah pertolongan Allah untuk bisa meraih kesuksesanku. Dan aku yakin, Allah pasti akan menolongku. Aku berusaha untuk tidak lalai dalam menjalankan kewajiban-Mu dan aku berusaha untuk menjauhi semua larangan-Mu. 

Can I Show The World? Apakah aku bisa menunjukkan kepada dunia bahwa aku bisa sukses? Can I change it?
Aku harus bisa! Harus bisa membuat perubahan, baik di hidupku, hidup orang lain maupun dunia ini. 

About Isnanur Utami

Isnanur Utami
Recommended Posts × +

27 Komentar:

  1. semoga kakak bisa membuat perubahan itu ya, bisa memberi tahu kepada dunia bahwa kakak mampu, kakak mampu sukses di jalan kakak sendiri. samangat! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya amin.

      terkadang juga suka putus asa sih, tapi aku juga sadar kalo berputus asa lama-lama itu malah menghambat kita untuk meraih kesuksesan.

      kamu juga tetap semangat yaa ^^

      Delete
  2. dulu aku juga disuruh orang tuaku masuk jurusan ilmu komputer di PTN di Banjarmasin. tapi ternyata ga lulus tes, padahal berminat banget. dan akhirnya sekarang masuk jurusan teknik lingkungan. jauh banget, tapi ya apa boleh buat, mungkin ini sudah jalannya. jalani aja, meskipun kamu ga pengen jadi guru, tapi mungkin Tuhan ngeliat kamu punya kemampuan buat jadi guru. tetap semangat, selalu ada jalan buat nunjukin siapa dirimu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu awal-awal semester juga merasa tertekan. tapi seiring berjalannya waktu, aku bisa sedikit menunjukkan peningkatan untuk beradaptasi di jurusan ini, meskipun peningkatannya ngga terlalu signifikan.

      iya kak, aku akan tetap semangat menjalaninya ^^
      semoga kakak juga bisa meraih sukses di bidangnya ^^

      Delete
  3. aku sangat suka IT mulai TK kakak ... tapi sayangnya aku pengen kuliah ngambil broadcast aja ...
    tapi kakak bisa menjadi yang terbaik . semangat Yaaaaaaaa~!

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, kayaknya udah jago banget nih IT nya hehe

      iyaaa ^^
      semangat itu harus. meskipun level semangatnya terkadang naik turun ngga menentu. kamu juga semangat buat jalani hari-harimu ya.. semoga sukses ^^

      Delete
  4. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarkaatuh....
    Salam kenal Utami...

    Adik... jangan bersedih ya, perjalanan hidup bila terlalu “fokus” kepada apa yang telah lewat, atau terlalu tenggelam pada harapan yang “besar” di masa depan akan membuat kita semakin tak sadar, bahwa waktu “sekarang” adalah waktu terbaik mengeja masa lalu agar mampu merajut masa depan dengan indah. Hiduplah di masa sekarang,..Keputusanmu mengambil pelajaran dari masa lalumu, sangat berharga. Berkaca dan mengatur langkah ke depan.

    Tidak lolos ke perguruan tinggi yang bergengsi bukanlah masalah ya.. aku saja terdampar di salah satu Perguruan tinggi di Kediri. Padahal, cita-citaku ingin kuliah di Mesir, atau Jogja. Namun, kita tidak tahu yang terbaik menurutNya untuk kehidupan kita masing-masing. Yang penting, kita harus yakin ya,. dan husnudhan bahwa ini semua telah direncanakan olehNya.

    Maaf,.. tidak lagi khutbah.. kalau komennya panjang sebatas ingin memberi pandangan saja ya...
    Salam kenal..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam kak Agha

      mungkin ini memang jalan terbaik yang diberikan Allah untukku. yang penting saya harus berusaha gimana caranya saya harus bisa menjalaninya dengan penuh semangat dan berusaha untuk meraih kesuksesan, meskipun jalannya ngga selalu mulus.

      terima kasih atas komentar dan masukannya kak. sangat bermanfaat ^^
      dan salam kenal juga kak..

      Delete
    2. Iya.. intinya apa pun nantinya, yang penting adik selain kuliah juga harus ada satu bidang yang digeluti.. di luar banyak sarjana, namun yang benar-benar profesional dengan “satu saja kelebihan” melebihi yang lain jarang jumlahnya.. inget passionmu apa, di situlah kembangkan dirimu...

      *semangat dik....

      Delete
  5. 1. menurut buku yang aku baca, pemalas adalah orang yang tidak mempunyai semangat kerja yg tinggi. Tapi aku yakin kamu bukan orang pemalas, km cuma bbelum menemukan passionmu saja.
    2. oya salam kenal ya Isnanur, kamu orang Sidoarjo ya? suamiku skg juga tinggal disana :)
    3. Kamu jangan sedih kalau apa yg kamu harapkan tidak sesuai keinginan, aku rasa menjadi seorang guru itu baik (aku jg guru lho), skg tinggal bagaimana kamu menunjukkan pada semua kalau kamu bisa, okey?
    semangat yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak aku setuju banget sama statement itu. terkadang susah rasanya men-sinkron-kan antara passion dan kenyataan yang ada sekarang. tapi aku berusaha untuk bisa menjalaninya. mungkin itu memang jalanku.

      Salam kenal juga kak Mei ^^
      Iya kak, aku dari Sidoarjo. kak Mei ngga ikut sama suami kakak ke Sidoarjo? Kalo boleh tau, Sidoarjo mana kak?

      Oalah, ternyata kak Mei seorang guru ^^
      guru apa kak? aku kuliah di jurusan pend. Bahasa Inggris. Kadang-kadang sih kak, aku ngerasa sediiih banget, gara2 aku ngga bisa mengikuti kelas dengan baik. kelemahanku di speaking dan grammar.
      tapi aku mencoba untuk yakin kok. teman-teman aja bisa, masa aku engga? hehe

      Delete
  6. hai sebelumnya salam kenal y dari gue J ,, sebenernya loe itu mampu buat nunjukin "bakat" serta keahlian yg loe punya cuma loe masih minder n kurang yakin dgn kemampuan yg loe punya. come on girl ,,,dunia gak akan menunggu lama utk melihat loe sukses cause waktu terus berjalan dengan cepat tanpa loe sadari. daripada loe terus menerus memperhatikan n membandingkan diri loe dgn tmn2 loe yg udah sukses mending loe mulai langkah kecil dgn membuat konsep or planning kesuksesan yg ingin loe tuju, setiap kesuksesan butuh perencanaan matang meski terkadang aplikasinya gk semua sesuai dgn rencana yg loe buat. kesukaan loe pada bidang IT justru bisa loe jadiin motivasi dgn membuka usaha dibidang IT misalnya rental komputer. atau semacamnya yg berhubungan dgn IT. gue doain loe bisa sukses dgn passion yg loe punya. goodluck sob :) ,,, dunia menantikan kesuksesan loe secepatnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga kak J ^^

      iya kak, aku sering merasa takut salah, minder, dan sejenisnya. tapi aku sadar, dari situ aku mencoba untuk berubah. mecoba untuk memberanikan diri, menjadi lebih baik. meskipun membutuhkan waktu lama, tapi ngga apa. namanya juga proses.

      makasih kak ^^
      semoga kakak juga sukses selalu ^^

      Delete
  7. aku setuju sama kamu, entah kenapa atas nama buku pelajaran, aku selalu malas bacanya bahkan baru beberapa menit aja udah ngantuk. beda kalau baca novel, bahkan novel ilmiah yang minta ampuuun tebalnya aja, dalam beberapa hari tamat kubaca. buku pelajara ??!! duuh, gak janji dech. kalau aku rasa mungkin karena bebannya kali ya ..?? sebagai buku pelajaran ?!!

    wah,, conrotulation .. you got it..
    not bad if you wanna be a teacher.. it's a good job ..

    kan pintar IT ,, gak mesti harus kuliah di jurusan IT juga kan .. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. << lebih memilih novel ketimbang buku pelajaran. iya sih, kalo baca buku pelajaran pas waktu ada PR aja. Gimana ya, emang susah banget nge-betahin diri buat baca buku pelajaran. meskipun gitu semoga nilai akademik kita juga ngga menurun ^^

      Thanks a lot! :)
      I'll try to beome a good English teacher. That's what I expected now. I can move on from IT. tanpa melupakan IT, aku akan berusaha untuk menjadi guru.

      Semoga kesuksesan selalu menyertai kita :)

      Delete
  8. Yaps tetap Optimis dan Positive thinking aja :D
    Jangan sering meilhat ke atas... melihat ke atas hanya untuk acuan saja.. jangan terlalu di fikirin... lebih baik kita melihat ke bawah,karena itu akan menyadarkan kita bahwa masih banyak orang yang jauh lebih sulit daripada kita *ngomong apa sih gw -_-
    Akhir kata : Tetap semangat :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe. makasih atas masukan dan motivasinya kak ^^

      memang aku terlalu gampang khawatir dan takut kalo aku ngga bisa. tapi ya sepertinya aku harus memberanikan diri, kapan majunya kalo aku kayak gitu terus? hihi


      Delete
  9. semangat yaaa..
    jalanmu masih panjang.
    blajar IT juga bisa disambi lewat kursus2 gitu :)
    kalo ambil pend bhs inggris , gak melulu jadiguru kok nantinya :)
    jalani aja dlu yg skrg dihadapi.
    kampusmu dekat ma royal plaza kan? :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kakak :)

      aku harus menjalani dan menghadapi semua ini. aku ngga boleh menghindarinya. meskipun aku sudah ditakdirkan seperti ini, tapi aku yakin takdir itu bisa dirubah kalo ada kemauan dari diri orang itu sendiri.

      iya kampusku deket Royal Plaza kak. tempat dimana aku dan kawan-kawan menghabiskan waktu setelah menjalani hari-hari penuh tugas dan jam kuliah. hehe :D

      sampean orang Surabaya kah?

      Delete
  10. nah bener banget. di laptop kita bisa ngapain aja mulai dari main game, chatting, nulis, cari informasi ter update, cari apa yang kita butuhkan, cari pacar *eh

    kamu anak Surabaya ya? aku juga loh. aku juga suka banget sama pelajaran bahasa inggris dan suka banget dengan apa yang berhubungan dengan komputer. aku tahun ini baru lulus dari SMA dan masih bingung mau menentuukan PTN mana yang akan aku pilih di SNMPTN. karena emang bener UNAIR dan ITS itu peminatnya banyak banget. sedangkan nilai ku saja pas-pasan

    tetep semangat yo, ojok pesimis dadi arek, seng optimis lek kepengen sukses. oke. salam kenal pisan yo, arek suroboyo

    ReplyDelete
    Replies
    1. siip bener banget! ^^

      sebenernya orang Sidoarjo. aku cuma numpang lahir di Surabaya hehe. tapi sekarang kuliahnya di Surabaya, jadi sobone ya ndek Surabaya dan sekitarnya :D

      dulu aku juga bingung mau ngelanjutin kemana. takut ngga diterima lah, begini lah, begitu lah. tapi ternyata aku diterima di jurusan yang bukan impianku. ikuti kata hatimu dan passionmu. tetap optimis, sama seperti yang kamu bilang. apapun hasilnya, mungkin itu memang jalan yang diberikan tuhan buat kamu.

      oalah, arek Suroboyo ternyata. oke, salam kenal juga yo ^^




      Delete
  11. yeayyy syamaa!! aku juga seorang alumni mahasiswa pendidikan mahasiswa, cuman di UKSW Salatigaa..dan dulu aku juga nggak suka mengajar, sama sekali!! sekarang aku menjadi guru bahasa inggris dan udah yakin kalau insyaAlloh aku akan terus mengajarrr sampaiii tua..hehehe...

    iya, yakin saja kalau ini jalan terbaik ygdikasih Alloh and just do your best cc! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi. iya, semoga saja suatu saat nanti hatiku kebuka untuk bisamenjadi seorang guru. Aku masih takut jadi guru. takut ngga bisa mencerdaskan anak bangsa. hehe

      okay kak. I will do my best :)

      Delete
  12. Jalan Tuhan itu memang gak bisa ditebak sama manusia. Terkadang yang dikasih itu gak sesuai harapan bahkan mungkin gak banget ye buat kita. Tapi yakin aja Dia punya maksud tersendiri dengan menuntun kita ikut kedalam petunjuknya ke arah tujuan akhirnya. Ya kan?

    Gue aja bingung kenapa sekarang gue jadi mahasiswi akuntansi. Dulu gue gak pernah kepikiran buat mblesek terjun ke dalem dunia akuntansi. Ini berkat emak gue. Katanya ini yang bisa jadi pegangan buat di masa depan. Ah ntah laaah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. ya mau gimana lagi. dijalani aja deh kak, mungkin ada hikmah dibalik semua ini,

      hihi. jalani aja kak. siapa tau ntar dapet job yang WOW gitu. hehe. tetap semangat kakak ^^

      Delete
  13. Keinget sama lagu Hatsune Miku - Living to Tomorrow. Lyric translationnya yg paling aku inget sampai saat ini adalah: "Someday I will show that I can bloom."

    Semangat kak! Kakak pasti bisa! Kakak harus terus berusaha! Jangan pantang menyerah! Optimis! *teriak pake toa*

    Aku yakin... Kakak pasti bisa kalau terus berusaha! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah aku baru tau lagu ituu *langsung searching ke Uncle Google ^^

      terkadang putus ada juga menghampiri, tapi aku ngga boleh berlarut-larut dalam keputusasaan. iyaa aku akan semangaatt dan terus berusaha^^^

      thanks yaa.. kamu juga harus tetap semangat untuk menjalani hari-harimu :D

      Delete