latest Post

Cinta Itu Ada di Rental Playstation

Katanya masa SMA itu masa yang paling indah. Tapi aku sama sekali nggak merasakannya di kelas X dan XI. Apalagi dalam masalah percintaan. Aku nggak seberuntung cewek-cewek pada umumnya, seperti punya cowok kaya, ganteng, dan lain-lain. Meskipun aku lebih sering menghabiskan waktu di sekolah dengan teman-teman cowok, tapi nggak ada satupun yang membuat hati ini deg-degan jika melihatnya. Mereka hanya teman biasa. Bercanda bersama, main gitar, itu saja. Mereka juga menikmati kebersamaan sebagai teman. Untung ada mereka di kelas XI IPA ini. Jadi hari-hariku di sekolah menjadi berwarna.

Saat aku menginjak di kelas XII, ada sesuatu yang berbeda. Aku bertemu cowok dari jurusan IPS yang belum pernah kutemui sebelumnya. Saat aku sedang asyik main kartu dengan Rendy dan Agil (temen sekelasku), tiba-tiba saja dia datang menghampiri kita. Namanya Andrika. Aku pikir anak IPS itu nakal, tidak bisa diatur dan semaunya sendiri. Tapi, Andrika tidak seperti itu. Dia berbeda. Dan dia suka berteman dengan anak IPA. Jadi dia nggak ketularan nakal seperti anak IPS lainnya. Itulah yang membuat aku terpesona dan sedikit merasakan adanya rasa deg-degan di hati ini saat bertemu dia untuk pertama kalinya.

Di permainan kartu kali ini aku benar-benar jengkel dan ngambek karena kekalahan beruntun. Dan herannya, kenapa si Andrika ada disini? Kenapa juga sesekali dia memperhatikanku saat bermain kartu? Aku juga nggak ngerti.

Mulai deh, panggilan si Tomboy itu keluar dari mulut Rendy. Dia berusaha menenangkan aku biar yang kata dia “Si Tomboy” itu nggak ­ngambek lagi, tapi sedikit nge-ledek juga. Aku malah jadi bahan ketawaannya mereka berdua. Dan Andrika pun juga ikutan ketawa-ketawa kecil.

“Oh, dia tomboy ya. Berarti suka main Playstation dong?”, sahut Andrika.
“Wah, dia paling jago, Bro. Kalo main PES dia jago bangett. Jago bikin skor kacamata. Hahaha”, sahut Rendy. Sepertinya nih anak puas banget bikin aku jengkel.
“Jangan cemberut dong. Cantiknya hilang lho. Nanti abis pulang sekolah ayo kita main PS di rental tempat biasa aku main, ya?”, ajak Andrika.
 “Ehem.. uhuk-uhuk”, si Rendy sama Agil malah batuk-batuk sambil senyum-senyum nggak jelas. Dan aku hanya menganggukkan kepala pertanda aku meng-iya-kan ajakannya.

Dia sudah menungguku di depan kelasku. Aku nggak menyangka. Kenapa hati ini rasanya deg-degan? Ya meskipun hanya diajak di tempat rental PS, tapi rasa ini tidak seperti biasa aku pergi bersama teman cowok lainnya. Ada apa ini?

Di rental PS yang tidak jauh dari sekolah inilah aku menghabiskan waktu berdua. Aku memilih main Pro Evolution Soccer (PES) memakai tim jagoanku, FC Barcelona. Ternyata dia suka sama Manchester City. Dia nggak kaget sama sekali kalau aku suka sepak bola dan dengan senang hati dia menjadi lawanku saat bermain game ini. Aku sangat senang sekali. Bagiku bermain PS berdua seperti ini sudah aku sebut sebagai sesuatu yang romantis. Karena yang main bersamaku ini adalah orang yang bisa dibilang “orang yang bisa membuatku merasa nyaman”. Meskipun ini baru pertama kalinya, tapi ini beda. Sepertinya aku mencintainya. Tapi bagaimana aku bisa mengungkapkannya? Love at the first sight? Eh, bukan pada pandangan pertama, tapi pada pertemuan pertama.

Akhirnya skor berakhir 0-0. Dia ijin aku untuk keluar sebentar. Ternyata, dia membawakan minuman dan anehnya minuman yang dibawakannya untukku adalah minuman favoritku, es Degan.

“Ini minuman kesukaanmu, kan?”, tanya Andrika.
“Kamu kok tau?”, tanyaku balik.
“Hehe”, dia cuma ketawa kecil. Membuatku semakin penasaran. Secara tiba-tiba dia mem-pause game yang aku mainkan. Aku sedikit kaget.
“Sebenernya aku sudah tahu kamu dari kelas XI lho. Hehe”, kata Andrika.
“Wah yang bener? Kok aku baru tahu kamu akhir-akhir ini?”, kataku terheran-heran.

Dia bercerita kalau dari dulu dia sudah berteman sama Rendy dan Agil. Tanpa sepengetahuanku, dia tanya-tanya tentang aku kepada mereka. Buktinya dia tahu minuman yang aku suka dan nggak kaget jika aku suka sepak bola dan main PS. Wah, si Rendy sama Agil sudah cerita apa saja nih tentangku? Mulai curiga nih sama mereka berdua.

Beberapa lama kemudian, dengan seringnya intensitas pertemuanku dengan Andrika, tanpa kuduga, dia menyatakan rasa sukanya kepadaku. Tidak seperti kebanyakan cowok yang nembak cewek di tempat yang romantis. Ya, di tempat rental PS ini. TV dan PS di depan kita menjadi saksi bahwa dia telah menembakku. Disaat aku mengaguminya, ternyata orang yang aku kagumi itu juga memiliki rasa yang sama denganku. Aku baru pertama kali ini mengagumi seseorang, dan orang itu juga mengagumiku. Dan tanpa berpikir panjang aku meng-iya-kannya. Finally, aku berpacaran dengannya. Sungguh kejadian yang tidak kuduga. Akhirnya aku punya pacar. Woohoo.

About Isnanur Utami

Isnanur Utami
Recommended Posts × +

32 Komentar:

  1. ciyeee... selamat yakk... ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayangnya itu hanya cerita fiktif belaka hmm

      Delete
  2. Ini based on true story nggak? Kok ngerasanya iya sih? Haha. Habisnya aku ikutan senyum-senyum juga bacanya.

    Ceritanya simpel kok enak dibaca. Dan menurutku, aku bisa ikut kebawa sama ceritanya. Buktinya ikut senyum-senyum. Nggak tau mungkin kalo baca cerita suka menghayati ya-_-

    Mungkin komentarnya (semoga nggak terkesan menggurui nih), penggambaran tokoh utamanya aja yang kurang. Karakternya. Misal dari segi fisik, Andrika dan tokoh aku-nya itu gimana. Terus sifatnya. Untungnya sih ceritanya ketolong sama kesukaan (hobi) si tokoh, jadi lumayan membantu :D

    Paling kata baku-tidak bakunya aja dicek lagi. Kayak ijin, bakunya kan izin, ya gitu-gitu. Dilatih terus aja biar tambah lancar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha bisa jadi kak, tapi sayang itu cuma masa lalu.. hmm

      okay kak.. masukan kakak sangat berarti bagiku. aku bakal terus mencoba dan terus belajar :)

      Delete
    2. Yah sayang sekali ya..

      Oke oke semangat!:)

      Delete
  3. Ciieee... Yang ditembak di rental PS... Itu romantis banget menurutku... Soalnya pas banget tuh si Andrika. Nembak ke tempat yang kita hobi disana itu sesuatu banget. Misal kalau Hobi naik gunung, terus ditembak diatas Mahameru, kan sosweet... Nah, kamu yang jago main PS, terus ditembak di rental PS, wow banget gak sih ?...

    Buat ceritanya sih ringan dan gak terlalu membingungkan... Biasanya yang seperti ini lebih disukai pembaca...

    Eh, btw... Kamu beruntung, mencintai dan dicintai pula... Uh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. jarang cowo yang nembak di rental PS. apa aku satu2 nya cewe yang kayak gitu ya? hehe entahlah...

      hihi makasih atas komentarnya.. aku bakal berusaha untuk lebih baik bikin cerpen :)

      beruntung, tapi ngga bertahan lama ya sama aja sih mnurutku hehe

      Delete
  4. wah cowonya sama kaya gue, tim jagoan gue iuga Mancester city, ehh cowo ganteng emng suka club itu sihhh......
    taukah kalian bahwa orang yg kamu kagumin adalah orang yg mengaguminmu balik itu perbandinganya 1 : 100 jarang bgt. dan kamu ada 1 dari 100 orng itu #surveimacamapaini

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh mentang-mentang tim jagoannya MU, pake mengklaim yang suka MU itu cowo ganteng segala... Barca juga ngga kalah keren lhoo :P

      iya disisi lain merasa beruntung, tapi disisi lain merasa gundah gulana.. ternyata ngga bisa langgeng. sediihhh

      Delete
  5. simple banget emang kalo bahagia, dia tahu minuman favorit lo dan udah lama juga kepoin kehidupan lo sama temen lo.

    akhirnya berwarna juga masa SMAnya setelah kelas X sama XI biasa-biasa aja.

    terus pas udah pacaran masih sering main PES di rental gak? kalo dia ngajak main PES di rumahnya jangan mau. beneran~

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sering di rental sih kak, kalo di rumahnya untungnya ngga pernah..
      emang kenapa kak? kok kayaknya horror gitu.. hehe

      Delete
  6. Hahahaha, masa SMA yang menyenangkan itu tidak selalu di bumbui dengan kisah percintaan dan pacar. Menurut aku sih SMA itu memang menyenangkan karena jenjang terakhir kita bisa seru-seruan bareng teman sebelum memasuki masa kuliah yang serba keras *sok sokan jadi mahasiswa aja belum* :D

    Wah, asyik juga ya kalo punya pacar sama passion gitu. Suka sama bola juga duh so sweet. Nah tuhkan dianya udah lama suka, dan akhirnya pedekate...Betul kata Ichsan tuh 1:100 dan kamu beruntung sekali :D

    Ini cerita nyata kan? Sampai sekarang masih ketemu nggak sama Andrika?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi.. kehidupan perkuliahan memang keras. dan aku sudah menjalaninya selama 4 semester ini. tapi yakinlah, dibalik semua itu pasti ada sesuatu yang membuat masa-masa kuliah jadi indah..

      iya ini nyata, tapi sayang ngga bertahan lama.. ketemu Andrika cuma pas SMA aja, selebihnya ngga pernah sama sekali sampe sekarang.. hmm

      Delete
  7. Hemm ini kisahnya cintanya agak - agak enggak elite gitu ya *tsaah* wkwkwkwk becanda.
    Baru kali ini aku nemuin kisah cinta di rental ps, biasanya kan dirumah, ditaman, dikuburan, bahkan sampe di rumah bersalin sekalipun. Tapi kisah cinta yg ini beda. Beda banget, dan yang jadi pertanyaanku adalah itu kenapa skornya bisa 0 sama ? -_____- iyasih cinta, tapi kalo udah masuk dunia game, siapapun adalah rival hahahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehehehe. aku juga nyadar banget kok kalo kisah cinta yang satu ini bener2 ngga elite, ngga kayak kisah cinta yang lain..

      hmm entahlah, untuk skor 0 - 0, ya lumayanlah, daripada kalah mulu :D

      Delete
  8. Susah nih nemu cewek kayak kamu.
    Yang kayak kamu gini yang jadi cewek idaman bagi para gamers :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga aja kisah cintanya juga ngga seperti game.. hehe

      Delete
  9. waduh wadih isna hebat kamu ya menyebar cinta di rental PS tuh kira2 yang main PS pada mainin game cinta gk ,,, ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe.. sayangnya kebanyakan yang maen PS cowok kak, dan mereka pada main game bola semua :D

      Delete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. bahagia itu sederhana ya..
    unik banget nih kisah cintanya bawa2 game, gue kayaknya baru nemu ya disini.. biasanya sih cowoknya yang main game tapi ceweknya gak suka terus ngambek...

    coba kalo kronologi penembakannya diceritain lebih detail pasti makin mimisan buat para jomblo yang baca tulisan ini haha

    itu jago bikin skor kacamata emang enggak bisa ngegolin apa pertahanannya yang emang kuat banget -___-"

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe.. iya bang, kronologi nembaknya cuma diceritain singkat aja.. lain kali aku bakal coba nyeritain cerita lebih detail lagi..

      pertahanannya si dia udah kayak parkir bus, jadinya susah ngegolinnya bang :D

      Delete
  12. Wah ceritanya happy ending. Tidak mencermikan perasaan cowok yang sedang menyepikan hati. Hehehe. Walau begitu, tapi saya suka ceritanya. Cewek yang bisa main game PES dan suka sepak bola adalah, termasuk wanita idaman. Bisa diajak bercandaan main PES bareng. *Aduh jadi khayal*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi, gtapi kan kebanyakan cowo lebih suka cewe yang feminim :D

      Delete
  13. kwkwkwk unsur ekstrinsiknya kentara banget. Meskipun fiksi, gue yakin ini terinspirasi dari kisah nyata penulisnya sendiri! wowokwowkwokwo...

    no komen deh, aku baca ini sambil senyum2 kecil, iya.. selama ini aku enggak pernah liat anak cewe ngerental ps, dan ternyata ada. ahahahahah

    saran aja sih, paragraf antar dialognya itu dikasi jarak atau spasi, biar bacanya enggak kesambung-sambung gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha bisa jadi :D

      oke Hud, makasih atas masukannya. semoga bisa lebih baik lagi...

      Delete
  14. Yap., aku selesai membaca dan menyimak ngendang seperti berenang di kali., hahaha... nyata atau fisik ini ya.. kupikir-pikir begitu tapi sepertinya kisa nya.. haha

    ReplyDelete
  15. Wkwk gokil nih, tpi selamat ya, semoga aja langgeng terus ahaha~

    ReplyDelete
    Replies
    1. kisah ini sejenis kisah masa lalu yang bikin nyesek u,u

      Delete
  16. wkwkwkwkwwk ..... sangar men...


    tapi emangnya sarirogo ada rental PS ?. perasaan gak ada deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi, ngga ada sih emang :|

      tapi di cerita ini, TKP nya bukan di Sarirogo bang :D

      Delete